Tantangan Industri Manufaktur dan Solusinya

 In Bisnis, Software ERP

Tantangan Industri manufaktur Jika dibandingkan dengan industri lainnya merupakan jenis industri yang lebih sulit dijalankan.

Tidak seperti kebanyakan industri lainnya yang hanya perlu mengatur penggunaan waktu atau mengatur masuknya barang dari pemasok, industri manufaktur dihadapkan dengan berbagai kegiatan yang lebih rumit seperti proses produksi bahan mentah menjadi barang jadi, manajemen bahan dan barang di gudang, dan antisipasi perubahan permintaan di pasaran.

Kegiatan serumit itu menimbulkan berbagai tantangan industri yang bisa membuat siapa saja untuk berpikir dua kali jika ingin masuk ke industri ini.

Berikut tantangan industri manufaktur yang akan anda hadapi :

  1. Memprediksi permintaan pasar

Tantangan Industri pertama adalah memprediksi permintaan pasar. Kondisi pasar yang selalu berubah mempersulit perusahaan manufaktur dalam memperkirakan berapa unit yang harus diproduksi untuk memenuhi permintaan.

Solusi yang dapat anda lakukan ialah Penggunaan software ERP yang dapat menyediakan laporan lengkap tentang tren pasar sehingga perusahaan dapat mengantisipasi perubahan dan memproduksi barang dalam jumlah yang tepat.

  1. Memanajemen persediaan

Memanajemen persediaan tentu merupakan tantangan industri yang sering dihadapi oleh setiap perusahaan manufaktur. Seiring dengan permintaan pasar yang selalu berubah dapat mempersulit perusahaan dalam menentukan kapan harus membeli barang baku, mengatur ruang penyimpannya dan mengecek stok.

Untuk mengatasi tantangan ini, software ERP bisa digunakan karena ERP dapat menyediakan pilihan strategi manajemen persediaan yang baik dan mempercepat staf dalam melakukan pengecekan stok melalui barcode scanner. Selain itu, software ERP dapat memberikan anda reminder jika persediaan anda sudah menipis, sehingga anda dapat segera melakukan pembelian.

  1. Meningkatkan efisiensi pabrik

Untuk tetap mengikuti permintaan, banyak perusahaan yang rela mengobarkan kualitas demi mengurangi biaya produksi dan mempercepat proses manufakturnya. Hal ini tentu berbahaya jika dibiarkan karena pelanggan tidak akan puas jika mereka menerima barang dalam kualitas rendahan.

Solusi yang dapat anda gunakan ialah Mengotomatisasi alur kerja dengan penggunaan software ERP. Software ERP dapat memonitor proses industri, menyederhanakan rantai pasokan, dan pemantauan mesin untuk meminimalisir kerusakan. dengan demikian, perusahaan dapat lebih optimal dalam menyediakan barang untuk pasar.

  1. Meningkatkan ROI

Meningkatkan ROI adalah tujuan yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan manufaktur. Tetapi, meningkatkan ROI dapat menjadi hal yang sulit karena bisa menurunkan daya beli konsumen, terutama ketika terjadi masalah ekonomi.

Anda dapat meningkatkan ROI tanpa harus kehilangan pelanggan tetap melalui tiga cara, yakni:

  • Mengoptimalkan strategi penjualan.
  • Menggunakan strategi terbaru dan mengantisipasi perubahan.
  • Mengurangi biaya operasional.
  1. Mencari tenaga kerja yang berkualitas

Meskipun robot dan mesin sudah memegang peran yang besar dalam industri manufaktur. Tetap saja, campur tangan manusia untuk menjamin kelancaran proses produksi masih dibutuhkan.

Untuk mencari tenaga kerja yang berkualitas, anda dapat membuat lowongan pekerjaan dengan kualifikasi yang jelas dan cocok dengan posisi yang diberikan. Anda dapat menggunakan media online sebagai sarana anda menyebarkan lowongan kerja dengan mudah dan luas.

  1. Mengelola prospek penjualan

Tantangan utama industri manufaktur setelah proses produksi adalah mengelola prospek penjualan. Kebanyakan perusahaan manufaktur memprospek konsumennya dengan cara sama. Padahal setiap prospek memerlukan pendekatan khusus.

Untuk itu, Customer Relationship Management (CRM) merupakan hal yang sangat penting dalam menghadapi tantangan ini. Pengelolahan data prospek dan customer melalui CRM mempermudah anda dalam mengetahui data lengkap serta potensi kemungkinan pembelian lebih lanjut. Dengan CRM, anda tidak perlu khawatir data customer anda akan hilang

  1. Membuat inovasi baru

Agar tidak kalah bersaing, perusahaan diharuskan untuk membuat inovasi baru, akan tetapi pembuatan inovasi itu sulit dilakukan karena diperlukan diskusi sedangkan kebanyakan bagian perusahaan sibuk dengan tugas sendirinya dan bisanya berada di posisi yang berjauhan.

Walaupun begitu, inovasi selalu dibutuhkan untuk meningkatkan popularitas perusahaan. Inovasi dapat menarik perhatian prospek dan pelanggan terhadap sesuai yang baru dan berbeda sehingga akan meningkatkan penjualan terhadap produk anda.

Dengan semua tantangan yang akan anda hadapi ini, anda membutuhkan software ERP dalam membantu anda menjalankan dan mendukung kegiatan anda. Key ERP Software dapat menjadi pilihan bisnis anda untuk membuat kegiatan bisnis menjadi lebih terjaga, cepat, dan mudah. Konsultasikan kebutuhan anda sekarang!

Recent Posts
Manajemen gudangRencana Pemasaran