Target Penjualan Bermanfaat Untuk Meningkatkan Penjualan

 In Keuangan, Strategi Bisnis

Target Penjualan memang seharusnya dimiliki oleh sebuah perusahaan untuk memicu semangat dan mengetahui sebesar apakah target yang dimiliki setiap bulannya, biasanya dibuat oleh pengusaha di awal ketika dirinya membangun sebuah usaha. Namun, ternyata banyak juga pelaku usaha yang enggan membuat target penjualan karena berbagai macam alasan. Intinya, mereka membiarkan usahanya mengalir ada adanya.

Pemahaman tersebut sebenarnya kurang tepat karena target bisa memacu untuk meningkatkan penjualan yang diharapkan. Target pun tak memiliki patokan khusus atau semua tergantung dengan kebijakan masing masing perusahaan.

Oleh karena itu, target penjualan sebaiknya dibuat tak terlalu rendah karena dapat menurunkan kemampuan sales dan sebaliknya juga jangan dibuat terlalu tinggi tak serta merta mendatangkan banyak untung untuk perusahaan.

Cara menentukan Target Penjualan yang Tepat

Untuk menentukan target penjualan yang tepat, anda bisa menggunakan metode SMART. Berikut ini ulasannya:

S (SPESIFIC)

Target penjualan yang baik memang harus efektif. Artinya, target pencapaiannya harus pasti atau tidak mengambang. Misalnya, ketika anda menentukan target untuk usaha rumah makan, anda harus membuat target yang spesifik seperti penjualan di bulan Juli 2017 haruslah mencapai 400 porsi. Jangan sampai target penjualan menjadi mengambang seperti misalnya target penjualan di bulan Juli 2017 haruslah bertambah.

 

M (Measurable)

Measurable atau dapat diukur merupakan salah satu cara membuat target yang tepat. Misalnya di bulan Juni penjualan penjualan bertambah sebanyak 100%, maka kita bisa mengukur kesuksesan tersebut dengan keberhasilan yang dilakukan di bulan Mei. Misalnya di bulan Mei ada 6 mobil yang terjual, maka seharusnya di bulan Juni harus ada minimal 12 mobil yang dijual.

 

A (Attainable)

Attainable memiliki arti ‘dapat diraih’. Target yang baik memang harus dapat diraih. Apabila anda ingin meningkatkan target, maka buatlah dalam angka yang sepertinya bisa dijangkau. Misalnya, apabila pendapatan per-bulan usaha anda sebesar 3 juta, maka anda dapat meningkatkan target di bulan berikut menjadi 3,5 juta atau 4 juta. Target ini hampir pasti bisa diraih meskipun memang harus diikuti dengan usaha lebih.

 

R (Realistic)

Realistis mungkin hampir sama dengan poin sebelumnya,. Target penjualan yang baik memang seharusnya realistis dengan mengukur kemampuan yang dimiliki sales dan juga kondisi perusahaan. Banyak dari perusahaan yang mungkin memiliki target penjualan terlampau tinggi hingga tak jarang banyak dari mereka yang justru kesulitan untuk mengejar target tersebut. Hal ini bisa membuat sales sulit untuk mengejar target. Oleh karena itu, penting membuat target yang realistis sesuai dengan faktor lain yang ada.

 

T (Time Bounded)

Maksudnya adalah target penjualan sebaiknya dibatasi oleh waktu. Jangan sampai anda sudah menyusun sebuah target namun tak tahu kapan target tersebut sebaiknya tercapai. Contohnya adalah pengusaha yang akan beralih ke toko sejak awalnya berjualan di pickup. Namun, dirinya hanya mengatakan bahwa akan pindah berjualan di toko namun tak tahu kapan ia harus mencapai target tersebut. Apabila kondisi ini dibiarkan terus menerus, maka target ini bisa menjadi target seumur hidup yang tak tahu kapan bisa diraih.

Dengan memiliki target yang tepat, maka penjualan sebuah usaha pun kebanyakan dapat meningkat dengan baik dan juga terukur yang mana ini merupakan tren positif untuk bisnis. Salah satu fitur unggulan di Keysoft Accounting versi 5 adalah “Target Penjualan Sales” , untuk informasi lebih jelas anda dapat menghubungi marketing kami.

Recommended Posts