Analisis Finansial dan Kesalahan dalam Melakukannya

 In Akuntansi, Bisnis, Keuangan, Uncategorized

Analisis finansial memiliki manfaat dan tujuan untuk memahami posisi finansial dalam periode tertentu, mengetahui kekurangan dan kekuatan perusahaan, dan memahami langkah-langkah yang harus diambil untuk memperbaiki apa saja yang perlu dilaksanakan untuk evaluasi kinerja manajemen. Karena pentingnya Analisis finansial ini, maka kekeliruan yang paling kecil sekalipun akan berimbas besar untuk bisnis Anda.

kekeliruan apa saja yang dapat dihindari untuk menghasilkan suatu analisis finansial yang akurat ?

  • Kesalahan Mengelompokkan dalam Neraca Keuangan

Sering kali terjadi kekeliruan saat mengelompokkan aset yang dilakukan pada penciptaan neraca. Aset dan kewajiban termasuk dalam kelompok yang berbeda. Jika Anda menempatkan keharusan jangka panjang di kolom yang salah, maka secara tidak langsung Anda dapat menambah jumlah utang yang harusnya di tunaikan pada tahun yang akan datang, dan berpotensi mengakibatkan Anda kehilangan klien atau modal investor.

  • Berasumsi Bahwa Keuntungan ialah Arus Kas

Banyak pengusaha yang berpendapat bahwa keuntungan ialah arus kas. Padahal, keuntungan dan arus kas ialah dua urusan yang berbeda. Arus kas ialah uang masuk dan keluar selama proses pekerjaan bisnis, sementara keuntungan atau laba bersih ialah seluruh dana yang Anda dapatkan sesudah dikurangi seluruh ongkos operasional. Perbedaan keduanya seringkali akan mendekati total keuntungan dari bisnis. Namun, tidak seluruh bisnis yang menguntungkan mempunyai operasional yang berlangsung dengan baik. Hal ini seringkali terjadi andai keuntungan Anda besar, namun tidak sedikit piutang yang tidak belum tertagih yang dapat memengaruhi arus kas menjadi turun dan rendah.

  • Gagal Melakukan Rekonsiliasi Bank

Rekonsiliasi tabungan bank dengan pembukuan ialah hal penting yang harus Anda kerjakan dalam proses akuntansi laporan keuangan. Rekonsiliasi bank ialah proses pemeriksaan saldo akun yang terdapat pada pembukuan dengan sisa yang terdapat pada tabungan bank Anda. Banyak pengusaha yang gagal mengerjakan rekonsiliasi bank karena lupa atau tidak mencatat ongkos dan pengeluaran kecil. Hal ini pasti dapat mengakibatkan perbedaan sisa antara pembukuan dengan tabungan bank. Dengan adanya proses rekonsiliasi inilah, Anda dapat melacak finansial bisnis secara akurat. Apa juga bisnis yang Anda jalankan, anda harus selalu mengerjakan rekonsiliasi bank setiap bulannya guna meyakinkan seluruh transaksi sudah tercatat secara akurat, dan menghindari dari pembukuan yang tidak sama dengan kedudukan sebenarnya.

  • Lupa Mencatat Transaksi Kecil

Banyak pengusaha yang mengabaikan transaksi kecil dalam kegiatan bisnis. Namun dalam proses akuntansi, seberapa kecil transaksinya, sebagai pengusaha anda harus mempunyai semua daftar transaksi yang terjadi seperti pembayaran ekspedisi barang pada bisnis ritel. Dengan mencatat tiap transaksi, kecil maupun besar akan mempermudah anda dalam proses akuntansi. Dengan menyimpan daftar atas seluruh transaksi, Anda dapat menciptakan pembukuan dengan mudah saat nanti perusahaan Anda mulai berkembang dan jumlah transaksi terus meningkat. Itulah beberapa kesalahan yang tidak jarang terjadi dalam akuntansi laporan keuangan.

Anda membutuhkan software yang dapat membantu anda dalam menjalanlan analisis finansial dan mengurangi kesalahan dalam pencatatan keuangan. Key ERP Software adalah pilihan yang tepat untuk anda.

Recommended Posts
Saluran DistribusiProduk Ramah Lingkungan