7 Kesalahan Dalam Membuat Laporan Keuangan

 In Akuntansi, Keuangan, Uncategorized

Membuat laporan keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan perusahaan manapun karena laporan ini memuat data yang menggambar kinerja perusahaan dalam periode tertentu, sehingga ketika laporan ini diberikan kepada pihak manajemen, pihak manajemen bisa membuat keputusan mengenai strategi baru untuk periode selanjutnya.

Laporan keuangan juga menjadi sesuatu yang penting bagi pihak eksternal perusahaan karena pihak eksternal seperti bank atau investor ingin mengetahui perkembangan perusahaan melalui laporan keuangan tersebut sehingga laporan keuangan berfungsi sebagai bahan petimbangan.

Selain itu, laporan keuangan juga bisa dijadikan sebagai alat pertanggungjawaban karena pemerintah biasanya memerlukan laporan keuangan untuk menentukan jumlah pajak yang harus dibayar oleh perusahaan sehingga peran laporan keuangan ini memang penting.

Namun, dalam proses membuat laporan keuangan ini, staf akuntan sering melakukan kesalahan padahal laporan tersebut harus memuat data yang akurat dan lengkap.

Oleh karena itu, jika anda tidak mau ketidakakuratan data di dalam laporan keuangannya, maka anda perlu memperhatikan 7 kesalahan dalam membuat laporan keuangan berikut ini.

7 Kesalahan dalam membuat laporan keuangan

1. Salah dalam menghitung persediaan barang perusahaan

Persediaan barang perusahaan merupakan aset paling penting karena barang itulah yang merupakan sumber penghasil pendapatan sehingga pencatatan persediaan barang perusahaan harus dilakukan secara langsung.

Namun, dikarenakan pencatatannya dilakukan secara fisik, tentu saja, hal ini akan membuka kesalahan dalam pencatatan yang akan mengakibatkan persediaan barang di akhir periode menjadi terlalu sedikit atau terlalu banyak.

2. Salah penempatan akun

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah salah penempatan akun. Tentu saja, hal ini akan berdampak terhadap hasil laporan keuangan karena nominal akun yang dimasukkan tidak sesuai.

Sebagai contoh, anda mungkin mencatat penjualan tunai sebagai penjualan kredit sehingga hal ini akan membuat hasil laporan anda menjadi utang yang bertambah dan jumlah kas yang kelebihan.

3. Kegagalan dalam membedakan akuntansi berbasis kas dan akrual

Dalam membuat laporan keuangan anda harus bisa membedakan antara akuntansi berbasis kas dan akrual karena jika anda tidak menggunakannya secara tepat, hal ini akan mempengaruhi hasil laporan keuangannya.

Anda harus menggunakan akuntansi berbasis kas ketika ada uang yang diterima atau dikeluarkan. Untuk akrual, anda bisa menggunakannya ketika transaksi terjadi meskipun kas belum dikeluarkan atau diterima.

4. Kesalahan desimal        

Kesalahan dalam menulis desimal juga bisa menjadi penyebab laporan keuangan anda tidak akurat. Contohnya jika anda harusnya menulis Rp 50.000.000, tetapi anda tulis Rp 5.000.000, maka hal ini akan membuat laporan keuangannya menjadi tidak akurat. Jadi, setelah anda selesai melakukan pencatatan, anda perlu memeriksa setiap desimalnya.

5. Tidak memperhatikan biaya angkut

Tidak memperhatikan biaya angkut juga bisa menyebabkan laporan anda menjadi tidak akurat karena biaya angkut ini diperlukan ketika anda membeli atau menjual barang.

Oleh karena itu, anda perlu menentukan siapa yang menanggung biaya angkut itu, jika biaya angkut itu ditanggung oleh orang lain, anda tidak perlu menulisnya, jika anda yang menanggungnya, anda perlu memasukkannya.

6. Tidak menghitung harga pokok penjualan dengan teliti

Ketidakakuratan hasil laporan keuangan bisa disebabkan karena anda tidak menghitung harga pokok penjualan dengan teliti. Bisa saja, anda lupa untuk mencatat biaya angkut, persediaan, dan retur sehingga hasil data laporan keuangan menjadi tidak lengkap.

7. Laporan usia piutang 

Perusahaan zaman sekarang, tentunya, sering mendapat penjualan secara kredit. Penjualan kredit ini perlu dicatat agar bisa menghitung usia piutang.

Oleh karena itu, jika anda menerima penjualan secara kredit, jangan terlalu fokus terhadap kreditnya, tetapi anda juga perlu memperhatikan piutangnya sehingga perusahaan tidak akan kekurangan uang.

7 kesalahan dalam membuat laporang keuangan diatas akan sangat fatal bagi perusahaan anda. Jika anda merasa banyak sekali kesalahan dalam membuat laporan keungan secara mandiri, maka anda dapat memulai investasi deng Software ERP.

 Software ERP selai sudah terdapat software akuntansi didalamnya juga terdapat fitur-fitur lain yang akan membantu anda dalam menjalankan bisnis anda. Software ERP dengan system canggih dapat meminimalisir kesalahan laporan keuangan perusahaan anda.

Salah satu Software ERP denga harga terjangkau adalah Keysoft ERP. Dengan memiliki Software ERP, anda memiliki kemudahan dalam pencatatan laporan keuangan. Dan anda juga dapat menganalisi laporan keuangan tersebut dengan diagram interative graphic. Ketahui informasi lebih lanjut mengenai Keysoft ERP disini.

Recommended Posts
Implementasi-software-erpLaporan-keuangan